Cara Mengasah Perkembangan Otak Anak

Setiap orang tua selalu mengharapkan anaknya cerdik, pandai, dan arif melebihi anak lain. Para pakar menyatakan sekalipun kearifan seorang anak sangat erat hubungannya dengan genetika bawaan, namun banyak sekali penelitian ilmiah menunjukkan bahwa pembinaan setelah lahir juga merupakan faktor sangat penting yang tidak boleh diabaikan.

Usia anak-anak merupakan masa-masa pertumbuhan dan perkembangan sel-sel biologis tubuh termasuk perkembangan dalam hal kecerdasan otaknya. Sebagai orang tua sudah tentu kita akan memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.

Perkembangan otak anak adalah hal yang sangat perlu diperhatikan oleh orang tua. Namun, sayangnya orang tua cenderung hanya memperhatikan aspek kecerdasan dan pengetahuan anak. Padahal dibalik itu, ada 4 asmpek yang perlu diperhatikan jika membicarakan perkembangan otak anak. Berikut dibawah ini 4 aspek yang perlu di perhatikan:

  1. Kemampuan anak memperhatikan atau berkonsentrasi
  2. Pengendalian impuls
  3. Daya ingat
  4. Kemampuan perencanaan anak.

Keempat aspek diatas dapat dilatih dengan melakukan berbagai kegiatan di rumah bersama anda.

Kegiatan Untuk Membantu Mengasah Otak Anak

perkembangan otak anak

Terdapat beberapa cara untuk mengasah otak anak, diantaranya yaitu:

  • Menggambar dan Mewarnai

Saat menggambar dan mewarnai, anak-anak diharuskan untuk berkonsentrasi. Anak-anak pun melibatkan semua anggota tubuh, pikiran erta perasaan mereka secara bersamaan sehingga membuat mereka memahami bagaimana menggunakan kekuatan otak mereka saat melakukan aktivitas ini.

  • Bercerita

Storytelling lebih dari sekedar pengantar tidur anak. Dengan mendengarkan anda bercerita, anak akan terlatik untuk memberikan atensi atau berkonsentrasi pada apa yang anda katakan. Selain itu, mendengarkan cerita dapat menstimulasi bagian otak yang berbeda dengan bagian otak yang terstimulasi ketika anak membaca buku bergambar. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan kemampuan mengingat anak.

  • Bermain Apa ini ? Apa Itu?

Coba isi sebuah kantung kain dengan beberapa jenis mainan. Anda dapat memberikan tema dari mainan tersebut, misalnya hewan, alat transportasi, dan sebagainya. Lalu tantang anak Anda untuk menebak beberapa mainan di dalam kantung dengan cara merabanya. Anda bisa membiarkan anak Anda merabanya dari luar kantung ataupun dari dalam dan menyuruhnya untuk menutup mata. Permainan ini membutuhkan daya ingat serta kemampuan anak untuk menghubungkan informasi sensor anak dengan pengetahuannya terhadap bentuk tersebut.

  • Bermain Detektif-Detektifan

Perkenalkan anak Anda kepada sebuah benda, lalu sembunyikan benda tersebut. Tantang anak untuk menemukkannya dengan memberikan beberapa petunjuk yang membawanya lebih dekat kepada benda tersebut. Permainan interaktif ini sangat membantu anak dalam mengasah kemampuan perencanaannya. Anak harus menghubungkan petunjuk verbal dengan hal-hal yang ia lihat di sekitarnya, serta menyesuaikan rencana mereka dengan bertambahnya informasi yang ia dapat dari Anda.

  • Memasak Bersama

Tidak dapat dipungkiri anak-anak sangat suka makanan ringan yang manis seperti cookies atau biskuit. Hal ini dapat Anda manfaatkan dengan mengajaknya membuat kue bersama. Memasak dengan mengikuti sebuah resep melatih anak untuk bekerja dengan perencanaan dan terus memperhatikan langkah selanjutnya dalam perencanaan tersebut.

  • Bermain Peran

Memerankan seseorang dalam sebuah drama melatih daya ingat anak. Anak diharuskan menjadi seorang karakter serta menyesuaikan dialog dengan keadaan dan plot yang berkembang. Hal ini juga dapat melatih pengendalian diri anak serta memaksa anak untuk berfikir secara fleksibel. Tidak harus bermain peran di sebuah drama pertunjukkan. Permainan peran di rumah seperti permainan dokter-pasien dan polisi-penjahat pun cukup untuk mengasah empat aspek fungsi eksekutif anak.

  • Playland

Anda tidak harus pergi ke taman bermain untuk bermain rintangan bersama anak. Anda dapat menyusun taman bermain karya Anda sendiri dengan menggunakan beberapa barang di rumah seperti sofa, kursi makan, meja, dan sebagainya. Permainan ini menantang anak untuk berpikir kreatif dalam menghadapi rintangan yang berbeda-beda dalam usaha mencapai garis finish. Kegiatan ini juga dapat melatih anak dalam mengontrol gerak tubuh serta merencanakan pergerakan fisiknya.

Itulah beberapa tips untuk mengasah perkembangan otak anak. Semoga artikel kami bermanfaat. Kami juga merekomendasikan sebuah suplemen anak dari bahan alami yaitu suplemen anak QnC jelly gamat.

| Cara Mengasah Perkembangan Otak Anak

Artikel lainnya

Manfaat Mendengarkan Musik Klasik Untuk Janin dan Ibu Hamil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *